PENGARUH KECEPATAN SPINDEL, KEDALAMAN PEMAKANAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN GETARAN PADA PROSES PEMBUBUTAN MATERIAL STAINLESS STEEL AISI 410 MENGGUNAKAN PENDINGIN BIO OIL

Wahyu Setiyawan, Tarsono Dwi Susanto

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cairan pendingin bio oil terhadap nilai kekasaran dan getaran pada benda kerja Stainless Steel AISI 410 selama proses pembubutan. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengamatan, studi literatur, dan percobaan. Penelitian ini dilakukan di Workshop PT. Surya Selatan dengan menggunakan material Stainless Steel AISI 410 dan minyak goreng sebagai cairan pendingin bio oil. Proses pembubutan dilakukan menggunakan mesin bubut konvensional dengan pahat karbida. Pengujian yang dilakukan adalah uji kekasaran permukaan menggunakan Surface Roughness Tester dan uji getaran menggunakan Vibration Meter. Parameter pembubutan yang digunakan adalah kedalaman pemakanan (1 mm, 0,5 mm, dan 0,2 mm) serta kecepatan putaran mesin (360 rpm, 500 rpm, dan 600 rpm). Hasil penelitian pada proses pembubutan yang menghasilkan getaran paling rendah adalah proses pembubutan dengan kecepatan putar spindle 360 Rpm dengan kedalaman makan 0.2 mm yaitu sebesar 0.60 mm/s ,sedangkan untuk proses pembubutan yang menghasilkan getaran tertinggi adalah proses pembubutan dengan kecepatan putar spindle 600 Rpm dengan kedalaman makan 1 mm yaitu sebesar 1,27 mm/s. Sedangkan untuk menghasilkan tingkat Kekasaran paling rendah adalah proses pembubutan dengan kecepatan putar spindle 360 Rpm (semakin tinggi kecepatan putar spindle) dengan kedalaman makan 0.2 mm (semakin rendah kedalaman pemakanan), maka menghasilan nilai kekasaran lebih rendah yaitu 0,747.

Kata Kunci


Kekasaran permukaan, Getaran, Cairin pendingin.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Atlas Steels Technical Department. (2013). The Atlas Steels Technical Handbook of Stainless Steel. Australia: Atlas Steels.

Aisyah, I. S. (2021, January). Studi Pemesinan TI6246 Dengan Jatropha Curcas Sebagai Bio-Lubricant Terhadap Surface Roughness Dan Bentuk Geram. In Prosiding SENTRA (Seminar Teknologi dan Rekayasa) (No. 6, pp. 72-79).

Jati, U. S., Prabowo, D., & Hastuti, H. D. (2024). Pengaruh Variasi Pendinginan Terhadap Kekasaran Permukaan Hasil Proses Milling Pada Material Stainless Steel AISI 304. Infotekmesin, 15(2), 356-361.

Mudjijanto, M., Destriyanto, H., Achmadi, A., & Sarjono, S. (2024). Pengaruh Jenis Media Pendingin Terhadap Getaran Dan Nilai Kekasaran Permukaan Pada Pembubutan Material Baja Aisi 1045. Jurnal Crankshaft, 7(1), 12-19.

Nasution, A. R., & Fuadi, Z. (2020). Pengaruh Cairan Pendingin Terhadap Kekasaran Permukaan Benda Kerja Pada Proses Face Milling. Jurnal rekayasa material, manufaktur dan energi, 3(1), 16-22.

Sulaiman, D., & Mas' ud, M. (2020). Pengaruh Cairan Pendingin Pada Campuran Air Kapur Dengan Minyak Jelantah Terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST 42 Di Proses End Milling. Journal Mechanical and Manufacture Technology (JMMT), 1(2), 43-57.

Suhandra, S. (2021). The Influence Of Spindel Speed, Depth Of Cut Toward Chisel Vibrations And Surfaces Roundnes In The Conventional Lathe Process (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Bengkalis).


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.