PENGARUH KEDALAMAN PEMAKANAN DAN KECEPATAN PUTAR SPINDEL PADA PROSES BUBUT TANPA CAIRAN PENDINGIN MATERIAL SS316L

Mukti Pambudi, Tarsono Dwi Susanto

Sari


Dalam industri modern, pembubutan tidak hanya dituntut untuk menghasilkan dimensi yang akurat, tetapi juga kualitas permukaan yang baik, efisiensi proses, dan umur pahat yang optimal. Salah satu tantangan utama dalam proses pembubutan adalah munculnya getaran pemotongan. Getaran ini umumnya timbul akibat interaksi dinamis antara pahat, benda kerja, dan mesin, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kecepatan potong, kedalaman potong, dan laju pemakanan. Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis parameter pembubutan terhadap nilai getaran pemotongan dan kekasaran permukaan benda kerja material SS316 pada proses pembubutan tanpa cairan pendingin. Tiga variasi kecepatan putaran spindle yang digunkanan pada penilitian ini yaitu 500 Rpm, 600 Rpm, dan 850 Rpm. Serta tiga variasi kedalaman potong yaitu 0,5 mm, 0,75 mm, dan 1 mm dengan laju pemakanan konstan 0,022 mm/rev. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi kecepatan spindle 500 Rpm dengan kedalaman potong 0,5 mm menghasilkan nilai getaran paling rendah yaitu 0,7 mm/s (Rms) dan menghasilkan nilai kekasaran permukaan paling rendah, yaitu 0,646 µm. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa parameter kecepatan putaran spindle dan kedalaman potong pada proses pembubutan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai getaran pemotongan dan nilai kekasaran permukaan benda.

Kata Kunci


Stainless Steel 316L; Getaran Pemotongan; Kekasaran Permukaan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


B.S. Widodo, A.R. Krisnanda, dan K.A. Widi. (2023). Analisa Pengaruh Kecepatan Putar Spindel dan Kecepatan Pemakanan terhadap Kekasaran Permukaan dan Kekerasan Baja AISI 1020 pada Mesin Bubut CNC.

Kalpakjian, S., & Schmid, S. R. (2014). Manufacturing Engineering and Technology (7th ed.). Pearson.

Loa Yahya. (2023). Pengaruh Variasi Kecepatan Putar Spindel Mesin Bubut Terhadap Keausan Pahat Karbida Pada Material Baja S45C.

Muhammad Reza Mukhib, Eko Yudo, dan Muhammad Haritsah Amrullah. (2022). Pengaruh Variasi Parameter Proses Pembubutan terhadap Kekasaran Permukaan pada Material S45C.

Muji Burrahman, Murtadhahadi, dan Sumardi. (2024). Pengaruh Variasi Putaran Spindel dan Kedalaman Pemotongan terhadap Kekasaran Permukaan Baja AISI 4340 pada Proses Bubut Konvensional.

Rao, S. S. (2011). Mechanical Vibrations (5th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education.

Rao, S. S. (2017). Mechanical Vibrations (6th ed.). Pearson.

Reny Afriany, Bahrul Ilmi, Asmadi, Imam Effend. (2018). Pengaruh Gerak Makan Terhadap Kekasaran Permukaan Baja SS 316L Pada Proses Bubut.

Sharma, V. S., Dogra, M., & Suri, N. M. (2015). Cooling techniques for improved productivity in turning. International Journal of Machine Tools and Manufacture, 50(6), 435-448.

Sreejith PS dan Ngoi BKA. (2000). Dry Machining : Maching of Future.

Seco, (2004). Dry Machining.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.