ANALISIS KINERJA NILAI KALOR Refuse Derived Fuel (RDF) DALAM PERSENTASE PENGURANGAN BATU BARA PADA INDUSTRI SEMEN. (STUDI KASUS DI PT. SINAR TAMBANG ARTHALESTARI)

Muhmammad Maulana Akbar Rahmadtullah, Mastur Mastur

Sari


Penggunaan Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif dalam industri semen bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menganalisis kinerja nilai kalor RDF dalam persentase pengurangan batu bara pada industri semen, dengan studi kasus di PT. Sinar Tambang Arthalestari. Spesimen uji nilai kalor dibuat dari material RDF dan batu bara, kemudian diuji menggunakan Kalorimeter. Dari hasil pengujian, nilai kalor batu bara adalah 4808 kJ/kg. Sementara itu, nilai kalor rata-rata untuk sampel RDF bervariasi: RDF A sebesar 4131 kJ/kg, RDF A sebesar 3998 kJ/kg, dan RDF C mencapai 4615 kJ/kg. Secara umum, nilai kalor RDF cenderung lebih rendah dibandingkan batu bara, namun RDF C menunjukkan nilai kalor yang mendekati batu bara. Dalam hal persentase pengurangan batu bara, penggunaan RDF A mampu menggantikan sekitar 3,719% konsumsi batu bara, RDF A menghasilkan pengurangan sebesar 3,689%, dan RDF C memberikan pengurangan terbesar yaitu 4,234%. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai kalor meliputi kadar air (RDF rata-rata 36,93% - 40,81% vs. batu bara 26,91%) dan kadar karbon (RDF rata-rata 2,57% - 4,49% vs. batu bara 6,48%). Kadar air yang lebih tinggi pada RDF dapat mempengaruhi efisiensi pembakaran, sementara kadar karbon yang lebih rendah menunjukkan potensi pengurangan emisi CO2. Pemanfaatan RDF dalam industri semen membawa keuntungan penting, termasuk pengurangan ketergantungan pada batu bara, peningkatan efisiensi biaya bahan bakar melalui substitusi sebagian kebutuhan energi, serta pengelolaan limbah yang lebih baik dengan memanfaatkan sampah sebagai sumber energi.

Kata Kunci


Refuse Derived Fuel (RDF), nilai kalor, batu bara, kadar air, kadar karbon

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adelia, A. A., F., M. B., P., N. G., A., R., & T., S. (2014). POTENSI SAMPAH KANTIN FAKULTAS ILMU BUDAYA, UNIVERSITAS AIRLANGGA (FIB UNAIR) SEBAGAI BAHAN BAKU Refuse Derived Fuel (RDF). Proceeding Seminar Nasional Biodiversitas V, 102-104.

Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit, Kementrian PPN/Bappenas. (2023). Analisis Potensi Off-taker Refuse Derived Fuel (RDF) untuk Mendukung Pengembangan Pengolahan Sampah Ramah Iklim yang Terintegrasi. Kementrian PPN/Bappenas.

Novita, D. M., & Damanhuri, E. (2010). PERHITUNGAN NILAI KALOR BERDASARKAN KOMPOSISI DAN KARAKTERISTIK SAMPAH PERKOTAAN DI INDONESIA DALAM KONSEP WASTE TO ENERGY. Jurnal Teknik Lingkungan, 105-106.

Rania, M. F., Lesmana, G. E., & Maulana, E. (2019). ANALISIS POTENSI Refuse Derived Fuel (RDF) DARI SAMPAH PADA TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) DI KABUPATEN TEGAL SEBAGAI BAHAN BAKAR INCINERATOR PIROLISIS. SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 53-54.

Suhendi, E., Heriyanto, H., Jundika, P., & Rizkiantika, N. (2023). Characteristics of Refuse-Derived Fuel (RDF) at The Waste Processing Facility (WPF) of The Faculty of Engineering, Untirta. WORLD CHEMICAL ENGINEERING JOURNAL, 8-10.

Suprapto, I. B. (n.d.). TEKNOLOGI MATERIAL SEBAGAI BAHAN COAL MILL TRAINING. TECHNICAL TRAINING SECTION.

Tarmedi, d. S. (n.d.). TEKNOLOGI PEMBAKARAN BATUBARA Sebagai Bahan Coal Mill Training. PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.