RANCANG BANGUN MONITORING KUALITAS AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

Devito Rivaldi, Utis Sutisna

Sari


Penurunan kualitas air akibat pencemaran industri dan domestik telah menjadi isu krusial yang memerlukan sistem pemantauan yang efektif dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem pemantauan kualitas air secara real-time berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini dikembangkan untuk mengukur parameter kunci kualitas air, yaitu Total Dissolved Solids (TDS) dan pH, serta mengevaluasi akurasi dan keandalan sistem yang dibangun.Pada penelitian ini, metode penelitian yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras dan lunak. Perangkat keras utama yang digunakan adalah mikrokontroler ESP32, yang terintegrasi dengan sensor TDS dan sensor pH untuk akuisisi data. Hasil pengukuran ditampilkan secara lokal pada LCD 20x4 dan secara bersamaan dikirimkan melalui jaringan Wi-Fi ke Firebase Realtime Database. Untuk pemantauan jarak jauh, sebuah aplikasi Android dikembangkan untuk menampilkan data dari database dan memberikan notifikasi peringatan dini jika nilai parameter melebihi ambang batas yang ditentukan (pH < 6.5 atau TDS > 500 ppm).Hasil pengujian menunjukkan sistem beroperasi dengan stabil dan akurat dengan acuan dari alat pengukuran yang sudah ada di pasaran. Sensor TDS menunjukkan performa konsisten dengan total rata-rata error 0,55%; hasil terbaik diperoleh pada air tawar (error 0,15%) dan error tertinggi pada air hilir (1,51%). Sensor pH juga terbukti sangat baik dengan rata-rata error keseluruhan hanya 0,73%, dengan rentang dari 0,49% pada air tawar hingga 1,06% pada air tercemar. Sensor suhu DS18B20 menjadi yang paling akurat dengan rata-rata error 0,82%. Pengujian integrasi antara alat dan aplikasi Android menunjukkan konsistensi data yang sangat tinggi, membuktikan mekanisme transmisi data berfungsi dengan andal. Sistem juga mampu beroperasi kontinu selama 8 jam tanpa gangguan.

Kata Kunci


IoT; kualitas air; monitoring; sensor; ESP32; real-time

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


G. Permadi, "BREAKING NEWS: Sungai Kranji Purwokerto Tercemar Limbah Tahu, DLH: Lampaui Baku Mutu Air Kelas II," Tribun Jateng, 23-May-2023. [Online]. Available: https://jateng.tribunnews.com/2023/05 /23/breaking-news-sungai-kranji-purwokerto-tercemar-limbah-tahu-dlhlampaui-baku-mutu-airkelas -ii.

A. Kumar, R. Sharma, and S. Singh, "IoT-Based Real-Time Water Quality Monitoring System," IEEE Sensors Journal, 2021, doi: 10.1109/JSEN.2021.3052375.

M. F. Ali, N. K. Khan, and H. R. Siddiqui, "Smart Water Quality Monitoring Using IoT and Machine Learning," Environmental Monitoring and Assessment, 2022, doi: 10.1007/s10661-022-10012-z.

P. N. Srinivasu, "Design and Implementation of a Low-Cost IoT-Based Water Quality Monitoring System," Sensors (MDPI), 2023, doi: 10.3390/s23031420.

J. Mardizal, A. Setianto, dan D. Suherman, Manajemen Kualitas Air. CV. Pustaka Ilmiah, 2024.

World Health Organization (WHO), Guidelines for Drinking-water Quality: Fourth Edition Incorporating the First Addendum. Geneva: WHO Press, 2017.

M. J. Kennish, "Anthropogenic stressors and water quality," in Encyclopedia of Estuaries, pp. 37-50, Springer, 2022.

A. Zamzami, O. F. Irwan, and M. I. Nugraha, "Sistem Monitoring Kualitas Air Tambak Udang Berbasis Internet Of Things (IOT)," Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Terapan, vol. 1, no. 01, pp. 1–7, 2021. [Online].Available:http://snitt.polman-babel.ac.id/index.php/snitt/article/view/33

A. Lestari, "Penerapan Sistem Monitoring Kualias Air Berbasis Internet of Things," Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Purwokerto, 2022.

M. Yusri, "Penerapan IoT dalam Monitoring dan Pengendalian Kualitas Air," STMIK Kaputama Binjai, Binjai, 2024.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.